Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ini Alasan Kenapa Sistem Trading Belum Bisa Raih Cuan Yang Konsisten

 Cara analisa ketika baru mengenal unfamiliar trade kemungkinan Anda mendengar soal betapa mudahnya mendapatkan keuntungan besar dengan modular pas-pasan dalam bisnis ini. Namun, setelah mempraktekkannya dan menyetorkan dana jutaan rupiah, ternyata belum juga mendapatkan income konsisten. Apa yang salah? Boleh jadi, ini karena Anda belum tahu cara trading unfamiliar trade yang benar.

Kunci trading unfamiliar trade yang benar dimulai dari perencanaan (Trading Plan) yang matang. Apabila perencanaan sudah bagus, barulah Anda bisa melakukan aktivitas trading yang highest quality level dan dapat menghasilkan keuntungan secara konsisten.

Keberhasilan pada trading sebelumnya membuat seller "ketagihan" untuk melakukan trading terus-menerus. Namun ditengah trading yang dilakukan kadang kala kita akan menemui yang namanya kegagalan atau misfortune. Bahkan misfortune ini bisa terjadi lebih dari satu kali atau jumlah misfortune lebih banyak dari jumlah income yang kita dapatkan. Jika sudah begini berarti anda berada dalam kondisi income yang tidak konsisten.

Penyebab Profit Tidak Konsisten

Benefit yang tidak konsisten dapat terjadi karena beberapa alasan. Salah satunya adalah seller yang tidak melakukan evaluasi terhadap trading yang dilakukan selama ini. Bayangkan saja jika seorang seller pemula tidak memiliki laporan evaluasi kegiatan untuk mengetahui alasan kegagalan atau munculnya resiko lain dalam tradingnya. Dealer yang hanya menduga-duga tanpa mengevaluasi secara lanngsung sistemnya tidak akan menemukan titik terang dari permasalah yang didapat. Berpindah-pindah dari sistem trading satu ke sistem trading lainnya juga bukan merupakan solusi yang tepat. Tujuan utama evaluasi sebenarnya adalah untuk mengetahui letak kelebihan dan kekurangan sistem exchanging.

Sama halnya dengan siswa yang membutuhkan raport sebagai laporan dan juga bahan evaluasi di akhir pembelajaran, trading juga membutuhkan evaluasi yang dapat digunakan untuk mengevaluasi hal-hal yang terjadi selama exchanging. Keuntungan lain yang didapatkan seller ketika melakukan evaluasi yaitu antara lain:

Memperbaiki titik lemah sistem exchanging

Kesalahan eksekusi bisa menjadi salah satu bahan evaluasi yang baik. Hal ini dikarenakan kesalahan eksekusi yang sering terjadi. Evaluasi dapat memberikan peringatan misalnya kapan tepatnya pasangan mata uang mengalami kerugian. Jika evaluasi ini sudah dilakukan maka anda bisa menghindari kemungkinan hal ini terjadi lagi di masa depan sehingga resiko income tidak konsisten akan dapat dihindari.

Mengetahui kondisi pasar dan pair yang menguntungkan

Sebelumnya kita telah membahas evaluasi yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan keadaan pasar menguntungkan. Selain itu menunjukan waktunya, evaluasi juga dapat membantu mengetahui pasangan mata uang apa saja yang menghasilkan income bagi sistem exchanging. Sehingga dikemudian hari sistem trading ini dapat secara konsisten mengulangi keberhasilan pada situasi yang lebih spesifik.

Memprediksi objective income dan resiko terburuk

Ini adalah poin penting dari hasil evaluasi. Kita tentu tidak dapat menghilangkan resiko sama sekali dan ingin terus-menerus memperoleh benefit. Inilah mengapa saat melakukan open posisi kita harus menghitung berapa besar resiko yang ditanggung untuk meraih income yang ditargetkan. Jika prediksi objective income dan resiko telah dilakukan maka sistem trading memiliki kemungkinan besar memperoleh income secara konsisten.

Memaksimalkan income dengan rumus Psikologi Trading

Percobaan dengan menggunakan akun demo merupakan salah satu cara konvensional untuk mengevaluasi sistem exchanging. Akan tetapi akun demo tidak selalu dapat mewakili kondisi trading pada akun Live karena kinerja sistem trading dari akun demo tidak dapat di terapkan sama persis dengan akun Live. Padahal jika mengetes sistem trading di akun Live akan ada kemungkinan resiko kerugian yang riil.

Posting Komentar untuk "Ini Alasan Kenapa Sistem Trading Belum Bisa Raih Cuan Yang Konsisten"